Custom Search

Monday, 4 May 2009

Majapahit Runtuh Oleh Bencana Geologi

Suryasengkala Sirna Ilang Krtaning Bhumi alias angka tahun 1400 Caka (1478 Masehi) menjadi terbuka untuk ditafsir ulang. Tahun 1400 Caka dipakai oleh beberapa ahli sejarah sebagai akhir Majapahit berdasarkan dua babad sejarah terkenal Serat Kanda dan Babad Tanah Jawi dan catatan2 perjalanan bangsa-bangsa asing yang pernah mampir ke Jawa pada saat itu. Memang, masih ada raja-raja Majapahit terakhir setelah 1478 M, seperti raja Girindrawardhana (1478-1498 M) dan Brawijaya VIII(1498-1518 M), sebelum Majapahit benar2 bubar pada tahun 1518 M. Tetapi, dari tahun 1478 M sampai 1518 M, Majapahit adalah kerajaan bawahan Demak yang saat itu lebih kuat. Tahun 1518 M kekuasaan di Jawa sudah didominasi penguasa2 Islam seperti Raden Patah dan adipati Unus.

Manurut buku de Graaf (1949) - Geschiedenis van Indonesie (Sejarah
Indonesia) - buku ini senilai seperti buku Geology of Indonesia van
Bemmelen (1949) - runtuhnya Majapahit terjadi pada tahun 1400 Caka atau 1478 M sesuai dengan catatan sejarah Jawa. Tahun 1400 Saka diperingati dengan sengkalan berbunyi “Sirna Ilang Krtaning Bhumi” atau 0041 (1400) dalam Serat Kanda. Apa arti kalimat ini ? Kita tak akan kesulitan mengartikan sirna, ilang, dan bhumi; pasti artinya sirna, hilang, bumi. Yang menarik adalah “krta”. Pengecekan dari buku kamus Kawi-Indonesia susunan Wojowasito (1980) adalah sbb. :

“krta” /kerta berasal dari bahasa Sanskerta, yang punya beberapa arti :
1) sudah dikerjakan, sudah dilakukan selesai, habis, baik, aman dan
tentram, jasa.
2) dadu dengan empat buah mata.

“Ilang” : hilang binasa.

“Ni/ning” : partikel genitif. “Bhumi” : bumi, tanah.
Menurut kamus linguistik Harimurti-Kridalaksana (2001) : partikel = kata yang biasanya tidak dapat diderivikasikan atau diinfleksikan, yang mengandung makna gramatikal dan tidak mengandung makna leksikal; sedangkan “genitif partitif” = penggunaan kasus genitif untuk menyatakan bagian dari keseluruhan makna kata yang bersangkutan. Kasus genitif adalah kasus yang menandai makna ‘milik’ pada nomina atau yang sejenisnya.

Berdasarkan kamus Kawi-Indonesia susunan Purwadi (2003), “kerta” = hasil, kemakmuran; kerta wadana : aman, sejahtera.

Maka, terbuka untuk menafsirkan “sirna ilang krtaning bhumi” sebagai :
(1) “sirna hilang sudah selesai pekerjaan bumi” atau
(2) “sirna hilang kemakmuran bumi/di bumi”.
Makna yang banyak ditemukan di buku2 adalah makna kedua. Makna no. 1 pengalimatannya tak semulus pengalimatan makna kedua. Tetapi, kalau berkenaan dengan suatu bencana, maka makna no. 1
lebih tepat sebab “sirna hilang akibat pekerjaan bumi”. Apa pekerjaan
bumi ? Ya bisa bencana sedimentasi, erupsi gunungapi, gempa, atau erupsi gununglumpur.

Kita mungkin akan segera memilih makna no. 2 sebab lebih gampang
menerimanya, setelah Majapahit bubar, kemakmuran di bumi memang hilang (dalam kacamata orang2 Majapahit). Tetapi, penjelasan yang mudah belum tentu yang benar, dan penjelasan yang susah belum tentu yang salah.

Ada satu lagi penyerta “sirna ilang krtaning bhumi”, yang kalah populer
dari sengkalan ini tetapi tercatat di suatu risalah kerajaan Majapahit
yang ditemukan belakangan. Risalah tersebut mencatat suatu peristiwa
“Guntur Pawatugunung”. Peristiwa apa ini dan kapan terjadinya ? Ricklefs (1999) - Ricklefs adalah ahli sejarah dari Australia yang banyak
meneliti sejarah Indonesia, bukunya “Sejarah Indonesia Moderen
1200-2004″ sudah diterjemahkan oleh Serambi (2005), edisi pertamanya oleh UGM - berdasarkan tulisan2 ahli sejarah Belanda C.C. Berg, menyatakan bahwa peristiwa “Guntur Pawatugunung” terjadi pada tahun 1403 Saka (1481 M).

Apa makna “guntur pawatugunung” ? Banyak yang mengartikan, itu adalah peristiwa yang mungkin sekali berkaitan dengan bencana letusan gunungapi (C.C. Berg dalam Ricklefs, 1999) yang terjadi pada masa kemunduran Majapahit. C.C Berg lebih lanjut menafsirkan bahwa Guntur Pawatugunung i merupakan tanda alam tentang (akan) munculnya suatu kerajaan baru di Jawa sebagai pengganti Majapahit (Kesultanan Demak). Berg meyakini bahwa sejarah2 penting di Indonesia banyak ditandai dengan peristiwa2 alam.

Sekarang kita lihat tahun2 “sirna ilang krtaning bhumi” (1400 Caka) dan
“guntur pawatugunung” (1403 Caka), sangat berdekatan - hanya beda 3 tahun. Benar berbeda tiga tahun atau ada kesalahan pencatatan ? Dua2nya mungkin. Ratusan tahun yang lalu kesalahan pencatatan waktu 3 tahun ya wajar saja. Artinya, punya potensi bahwa “sirna ilang krtaning bhumi ” seperiode dengan “guntur pawatugunung”. Kalau kita mengikuti makna ke-2 sirna ilang krtaning bhumi, maka dapat saja ditafsirkan bahwa Majapahit mundur dan habis oleh bencana semacam erupsi (bisa gunungapi, bisa gununglumpur ala LUSI). “sirna ilang krtaning bhumi” akibat “guntur pawatugunung”.

Alasan politik memang kuat mengakhiri Majapahit, tetapi bencana geologi pun besar potensinya untuk mengakhiri Majapahit - ini berdasarkan kajian geologi di mana dulu Majapahit berlokasi, dan peninggalan2 dalam catatan sejarah.

Pentingnya faktor kebencanaan dalam akhir Majapahit beberapa kali pernah dikemukakan oleh Prof. Sampurno dari ITB. Presentasi Pak Sampurno di PIT IAGI 83 Yogya dijadikan berita di Kompas tanggal 2 Mei 1983, berjudul “Hancurnya Majapahit Bukan Akibat Munculnya Sistem Nilai Baru, tetapi Terlanda Bencana Alam” (oleh J. Purwanto). Dalam wawancara dengan wartawan Pikiran Rakyat pada acara purna bakti Pak Sampurno tahun 2004, Pak Sampurno menyatakan masih akan mengejar meneliti hal ini seusai pensiun nanti. Saya tak punya proceedings PIT IAGI 1983, dan tak punya artikel Kompas tahun 1983 untuk konfirmasi; tahu bahwa Pak Sampurno pernah mengemukakan hal itu dari buku Daldjoeni (1984) - geografi kesejarahan. Awal tahun 1980-an katanya ITB pernah melakukan studi lapangan di sekitar situs Majapahit, yang akhirnya menuju ke hipotesis bahwa Majapahit telah runtuh oleh bencana alam. Barangkali bapak2 dosen ITB anggota milis ini bisa konfirmasi ke Pak Sampurno (Pak Yahdi Zaim, Pak Eddy Subroto, Pak Andri Subandrio, dan bapak/ibu dosen ITB lainnya ?).

Soal ini sudah saya komunikasikan sejak beberapa bulan yang lalu melalui ulasan2 sementara saya di milis ini soal Majapahit. Menarik mencoba mengulasnya dengan pendekatan catatan2 sejarah, buku-buku lama, kajian geologi wilayah Majapahit, bencana terkini ala LUSI, cerita rakyat/folklore, dan kesimpulan2 dari hasil peneltian yang katanya pernah dilakukan ITB awal 1980an.

Majapahit adalah suatu kerajaan terbesar yang pernah ada di Indonesia. Bagaimana ia berawal, bagaimana ia naik ke puncak dan bagaimana ia berakhir sama-sama penting untuk dipelajari, siapa tahu kita bisa menarik suatu pelajaran daripadanya.

Oleh : Awang H.Satyana

--> Read more...

Inilah Kronologi Pengungkapan Pembunuhan Nasrudin

Dalam waktu sekitar satu setengah bulan, polisi berhasil mengungkap tabir di balik kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen Iskandar. Pengungkapan kasus ini berawal dari kesaksian para saksi di lokasi penembakan, kemudian polisi menemukan motor Yamaha Scorpio yang digunakan pelaku penembakan.

Setelah itu, polisi kemudian menangkap Heri Santosa, pengemudi Yamaha Scorpio itu di kawasan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Dari pengakuan Heri, kemudian nama para tersangka lainnya terungkap. Kombes Pol Wiliardi Wizar dan Komisaris PT Pers Indonesia Merdeka (PIM) Sigid Haryo Wibisnono kemudian juga ditangkap.

Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/5/2009), Kapolda menjelaskan kronologi pengungkapan kasus pembunuhan Nasrudin ini. Namun, Kapolda menjelaskan kronologi ini dengan menyebut para tersangka dengan inisial-inisial.

Kapolda juga tidak menyebutkan motif pembunuhan terhadap Nasrudin. Kapolda juga belum menyebut peran Antasari Azhar secara jelas dalam kasus ini.

Penjelasan Kapolda tentang ini sama dengan data kronologi pengungkapan kasus Nasrudin yang diterima detikcom. Bahkan, data tersebut sudah mengungkap motif pembunuhan dan peran Antasari. Berikut kronologi lengkap yang didapatkan detikcom:

1. Dari hasil olah TKP yang dilakukan Tim Labfor Mabes Polri dan hasil analisa dari keterangan saksi yang ada di TKP diperoleh informasi bahwa pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Scorpio warna biru dan dibuatkan sketsa wajah pelaku dari keteragan saksi Sarwin yang berada di dekat TKP. Sarwin merupakan saksi yang saat kejadian penembakan, berada hanya 5 meter dari mobil Nasrudin.

2. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan diperoleh informasi adanya seseorang yang memiliki kendaraan roda dua dengan ciri-ciri seperti yang di TKP dengan pemilik bernama Heri Santosa, beralamat di Menteng Atas no 27 RT 10/04 Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Setelah dilakukan pengecekan ke alamat tersebut, ditemukan sebuah sepeda motor Yamaha Scorpio warna biru no pol B 6862 SNY dan selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka Heri Santosa. Heri Santosa mengaku sebagai pengemudi sepeda motor (pilot) dalam penembakan terhadap korban Nasrudin.

3. Heri Santosa mengaku saat kejadian dia mengendarai kendaraan tersebut bersama-sama dengan Daniel yang melakukan penembakan sebanyak dua kali terhadap korban dari arah sisi kiri kendaraan BMW B 191 E warna silver di Jalan Hartono Raya Kompleks Modern Land, sekitar 900 meter dari lapangan Golf Modern Land Tangerang pada Sabtu, 14 Maret 2009 sekitar pukul 14.00 WIB, sesaat setelah korban selesai bermain golf. Dalam pemeriksaan, diperoleh keterangan bahwa Heri Santosa dan Daniel mendapatkan pesanan untuk melakukan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dari Hendrikus Kia Walen.

4. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap Hendrikus Kia Walen di Menteng Dalam Atas Jakarta Pusat. Rumah Hendrikus hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumah Heri Santosa. Pengakuan Hendrikus, di lokasi penembakan saat itu adalah Heri Santosa (sebagai pilot), Daniel (sebagai eksekutor) dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Scorpio warna biru, sementara Fransiskus Alias Ansidan sdr SEI (sebagai pengawas) dengan menggunakan kendaraan Avanza B 8870 NP. Hendrikus Kia Walen sebagai penerima dan pemberi order. Dari keterangan Hendrikus diketahui bahwa Hedrikus menerima uang sebesar Rp 400 juta dari Edo, dengan perincian: dibagikan ke masing-masing Heri Santoso Rp 70 juta, Daniel Rp 70 juta, Amsi Rp 30 juta, Sei Rp 20 juta, dan sisanya untuk Hendrikus serta biaya operasional sebesar Rp 100 juta.

5. Dari hasil pemeriksaan terhadap Hendrikus diketahui bahwa senjata api yang digunakan jenis Revolver kaliber 38 berikut peluru 6 butir yang masih ada di dalam silinder, dua sudah ditembakkan dan empat masih belum ditembakkan yang ditanam di halaman rumah di Tebet Jakarta Selatan. Selanjutnya senjata api itu disita dan dilakukan uji balistik Labfor Mabes Polri. Hasilnya, peluru itu identik dengan anak peluru yang ditemukan di tubuh Nasrudin.

6. Dari pengakuan Hendrikus, diperoleh keterangan tentang keberadaan Fransiskus. Polisi akhirnya menangkap Fransiskus alias Amsi di Batu Ceper Kali Deres Jakarta Barat. Saat diperiksa, Amsi mendapat uang Rp 30 juta, kemudian Hendrikus memberi dana operasional kepada Fransiskus sebesar Rp 15 juta untuk membeli senjata api dan sebesar Rp 5 juta untuk menyewa kendaraan Avanza.

7. Dari hasil peneriksaan Heri Santosa, dilakukan penangkapan terhadap Daniel (penembak/eksekutor) di Pelabuhan Tanjung Priok sewaktu pulang dari Flores dengan menggunakan kapal laut Silimau. Saat diperiksa, Daniel mengaku mendapatkan pesanan penembakan terhadap Nasrudin dengan mendapat imbalan uang Rp 70 juta.

8. Kepada polisi, Hendrikus mendapat pesanan penembakan terhadap Nasrudin dari Eduardus Ndopo Mbete alias Edo. Kemudian polisi menangkap Edo di rumahnya di Jalan Jati Asih Bekasi. Edo mengakui dan membenarkan pengakuan Hendrikus. Kemudian dilakukan pendalaman terhadap Edo untuk mengetahui motif dan siapa yang menyuruh Edo untuk melakukan penembakan terhadap Nasrudin.

9. Saat diperiksa, Edo mengaku mendapat perintah untuk membunuh korban dari Wiliardi Wizar (Kombes Polisi). Edo bisa bertemu Wiliardi atas prakarsa Jerry. Sebelumnya Wiliardi meminta Jerry untuk mencari orang yang dapat melakukan pembunuhan terhadap Nasrudin. Untuk itu, Jerry kemudian mengatur pertemuan Wiliardi dengan Edo di Halai Bowling Ancol. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap Jerry di Perumahan Permata Buana A.7 no 13 Jakarta Barat.

10. Jerry mengaku bahwa Wiliardi bertemu dirinya di Halai Bowling Ancol untuk mencari orang yang dapat melakukan pembunuhan terhadap Nasrudin. Saat itu, dia mempertemukan Wiliardi dengan Edo. Saat itu, Edo dijanjikan imbalan Rp 500 juta. Pada pertemuan itu, diserahkan foto korban dan foto mobil yang biasa digunakan korban kepada Edo.

11. Kepada polisi, Edo mengaku menerima uang sebesar Rp 500 juta dari Wiliardi di lapangan parkir Citos (Cilandak Town Square) Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan Edo dan Jerry, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap Wiliardi Wizar di Taman Ubud Lippo Karawaci Tangerang.

12. Dari pemeriksaan Wiliardi, diperoleh keterangan bahwa uang yang diserahkan kepada Edo berasal dari Sigid Haryo Wibisono dan atas sepengetahuan Antasari. Sebab, saat Sigid memberikan Rp 500 juta kepada Wiliardi, Sigid menelepon Antasari untuk mengkonfirmasi penyerahan uang tersebut sebagai biaya operasional di lapangan. Maka pada hari Selasa 28 April 2009, polisi menangkap Sigid di Jalan Pati Unus 35 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

13. Dari hasil pemeriksaan Wiliardi dan Sigid diperoleh keterangan bahwa yang mempunyai keinginan untuk menghilangkan nyawa Nasrudin adalah Antasari Azhar. Sebab, Nasrudin sering meneror dan memeras Antasari dengan ancaman akan membongkar perselingkuhan Antasari dengan istri siri Nasrudin bernama Rani yang terjadi Hotel Grand Mahakam Kebayoran Baru Jaksel sekitar bulan Mei 2008. Karena ancaman tersebut dirasakan sudah sangat mengganggu baik diri pribadi maupun istri dari Antasari, maka Sigid menghubungi Wiliardi untuk meminta bantuan pembunuhan terhadap Nasrudin (detiknews.com)
--> Read more...

Tuesday, 28 April 2009

Telaga Sarawandori, Bagaikan Mutiara Indah yang Masih Tersembunyi di Papua

Indonesia memang luar biasa kekayaan alamnya. Anda tidak akan pernah membayangkan keindahan seperti apa yang dapat Anda nikmati bila menikmati telaga yang begitu bening dan mempesona seperti Telaga Sarawandori. Telaga berwarna biru dengan panorama yang sangat indah ini terletak di desa Sarawandori, sekitar 5 km dari kota Serui, ibukota kabupaten Yapen, Papua. Di sini dibangun sebuah objek wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat kota Serui pada hari Minggu dan hari-hari libur lainnya. Selain sebagai objek wisata juga tersedia rumah-rumah untuk tempat istirahat melepas lelah sambil bermalam. Obyek wisata ini dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Yapen Waropen di Serui. Jauh dari keramaian dan masih amat alami, akan membuat liburan Anda tidak akan terlupakan.

Telaga Sarawandori memang menyimpan potensi wisata bahari yang menarik wisatawan, karena telaga ini benar-benar masih "perawan" bening dan berwarna biru. Pemerintah Kabupaten Yapen membangun pondok-pondok istirahat dimana para pengusaha membuka rumah makan, restoran, kafetaria hingga karaoke.

Telaga yang diapit dua tanjung di bagian Barat Kota Serui itu pernah menjadi tempat persembunyian kapal perang tentara sekutu pimpinan AS ketika perang dunia ke-II melawan Jepang dimana pasukan sekutu dibawah komando McArthur membumi-hanguskan Kota Hiroshima dan Nagasaki.

Telaga Sarawandori, bagaikan mutiara indah yang masih tersembunyi di Papua.



Pantai biru bercampur hijau


Keasriannya masih benar-benar asli, cantik tanpa dandanan prasarana apapun.


Lautan nan biru disambut dengan air tawar dari telaga.


Telaga Sarawandori merupakan perpaduan air laut dan air tawar.


Warna airnya kehijauan sangat bening


Wow perjalanan yang sungguh cantik...


Bagaikan di telaga dongeng ........


Rimbunnya hutan ditepi telaga ..... sejuk, jernih, asri.


Anak-anak di Sarawandori ....... bersahabat walau malu-malu..


Kejernihan airnya ........ mampu mengungkap semua yang ada di dalam telaga.


Bintang lautpun dengan mudah untuk dipungut.


Telaga Sarawandori, mutiara indah yang terletak 30 km dari kota Serui, Kabupaten Japen Waropen, Papua.

--> Read more...

Friday, 24 April 2009

MU Bertandang Ke Jakarta, Harga Tiket Selangit




Berita gembira untuk mereka pecinta "Red Devils". Tim sepakbola asal Inggris ini rencananya akan mengadakan tur ke negara-negara Asia, dan tentunya melakukan pertandingan persahabatan.

Menurut jadwal, negara-negara Asia yang akan dikunjungi Manchester United adalah China, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia. Semula jadwal kedatangan MU adalah tanggal 24 juli, namun karena berdekatan dengan PilPres, maka jadwal dipercepat.

Agenda MU di Jakarta berlangsung selama 3 hari, yaitu tanggal 18-20 Juli. Mereka akan tiba di Jakarta pada tanggal 18 Juli. Sedangkan tanggal 19 Juli MU akan menjajal rumput di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dan pertandingannya sendiri akan berlangsung tanggal 20 juli 2009. Dalam kunjungan ini, MU berencana akan membawa tim inti.

Tidak tanggung-tanggung, tiket VVIP dibanderol seharga 3,5 juta dan hanya tersedia 500 lembar saja. Sedangkan tiket VIP seharga 1 juta dan disediakan 6800 lembar tiket. Namun walaupun harga tiket cukup mahal, fasilitas yang didapatkan tidak kalah menarik. Pemegang tiket VVIP dan VIP dapat menikmati fasilitas fun fest di luar stadion, menyaksikan latihan team MU sebelum bertanding, dan yang paling mengesankan tentunya foto bareng para pemain MU. Diperkirakan fans fanatik MU tentu tidak akan melewatkan kesempatan ini. Kapan lagi bisa foto bareng idola mereka?

Harga tiket beraneka ragam, dari yang termurah yaitu 100ribu, sampai yang paling eksklusif, yaitu 3,5 juta. Total tiket yang disebar untuk pertunjukkan ini berjumlah 72.800 lembar. Namun sampai berita ini diturunkan, penjualan tiket belum dibuka.

Pada pertandingan ini, MU tidak bertanding melawan Tim Indonesia, melainkan pemain-pemain yang diseleksi berdasarkan pilihan masyarakat melalui polling SMS.

Rencananya seluruh komplek GBK akan diblok sehingga tidak akan ada mobil yang parkir di dalam stadion. Parkir mobil dialihkan ke parkir timur dan akan disediakan shuttle bus untuk ke venue.

Siapkan uang dari sekarang. Jangan lewatkan moment ini!

Harga tiket:

VVIP: Rp 3,5 juta
VIP Barat: Rp 1 juta
VIP Timur: Rp 1 juta
Kelas I: Rp 400.000
Kelas II: Rp 250.000
Kelas III: Rp 100.000
--> Read more...

Tattoo, Dulu Tabu Sekarang Trendi




TATO, body painting atau rajah adalah gambar symbol pada kulit tubuh yang di ukir dengan menggunakan alat sejenis jarum. Biasanya gambar dan symbol itu di hias dengan pigmen berwarna-warni. Zaman dulu, orang-orang masih menggunakan teknik manual dan dari bahan-bahan tradisional untuk menato seseorang. Orang-orang Eskimo misalnya, memakai jarum dari tulang binatang untuk proses pembuatan rajahnya. Di kuil-kuil Shaolin malah memakai gentong tembaga yang panas untuk mencetak gambit Naga pada kulit tubuh. Murid-murid Shaolin yang dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan symbol itu kemudian menempelkan kedua lengan mereka pada semacam cetakan gambar Naga yang ada di kedua sisi gentong tembaga pansa itu.

Konon, menurut sejarahnya, tato pada awalnya ditemukan di Egypt pada waktu pembangunan The Great Pyramids, dan saat orang-orang Egypt memperluas kerajaan mereka, seni dari tato pun ikut menyebar. Perkembangan peradaban dari Crete, Yunani, Persia, dan Arabia semakin memperluas bentuk seni tersebut. Sekira 2000 SM, seni tato menyebar ke Cina.

Kata tattoo berasal dari Tahitian, “tatu” yang berarti “ untuk menandakan sesuatu”. Maksud dari menato ada bermacam-macam, dari mulai alas an kebudayaan sampai sesuatu yang dianggap modis dan trnsi. Tato memiliki sesuatu yang sngat penting dalam sesuatu ritual atau tradisi. Di Borneo misalnya, para wanita menato dirinya sebagai symbol yang menunjukan keahlian khusus mereka. Suku Maori di New Zealand membuat tato yang berbentuk ukiran-ukiran spiral pada wajah dan pantat. Menurut mereka, ini adalah tanda bagi keturunan yang baik. Di kepulauan Solomon, tato ditorehkan di wajah perempuan sebagai ritus untuk menandai tahapan baru dalam kehidupan mereka. Hampir sama seperti diatas, orang-orang Nuer di Sudan memakai tato untuk menandai ritus inisiasi pada anak laki-laki. Orang-orang Indian melukis tubuh dan mengukir kulit mereka untuk menambah kecantikan atau menunjukan status sosial tertentu.

Sementara itu, di Indonesia, pernah ada masa-masa ketika tato dianggap sebagai sesuatu yang dianggap momok. Setiap oaring yang memakai tato dianggap identik dengan penjahat, rampok, gali, dan orang nakal. Anggapan negative seperti ini secara tidak langsung mendapat “pengesahan” di berbagai kota di Indonesia.

Brita L. Miklouho-Maklai dalam tulisannya “Menguak Luka Masyarakat”, menyebutkan bahwa para penjahat kambuhan itu kebanyakan diidenfikasi melalui tato, untuk kemudian ditembak secara rahasia, lalu mayatnya ditaruh dalam karung dan dibuang disembarang tempat seperti sampah. PAdahal, tidak semua orang bertato itu penjahat. Tetapi, mengapa sampai terjadi adanya generalisasi seperti? Sayangnya belum ada penelitian mendalam yang bisa menguak pergeseran makna tato dari ukiran dekoratif sebagai penghias tubuh menjadi tanda cap bagi para penjahat.

Sebelum tato dianggap sebagai sesuatu yang trendi dan fashionable seperti sekarang ini, tato memang dekat dengan budaya pemberontakan. Anggapan negative masyarakat tentang tato dan larangan memakai rajah atau tato bagi penganut agama tertentu semakin meyempurnakan image tato sebgai sesuatu yang dilarang dan haram. Oleh karena itu, memakai tato sama dengan memberontak terhadap tatanan nilai sosial dan agama yang ada.


Kini Menjadi Trendi

Walau dulu tato dianggap hal yang tabu dan jelek, sekarang ini tato dianggap sebagai sesuatu yang modis dan trendi. Tato tai lalat, tato untuk memerahkan bibir, tato alis samapi tato gambar “yang memindahkan canvas lukis” ke seluruh badan. Bahkan, para peminatnya kini bukan hanya pada kalangan biasa atau pada orang-orang iseng yang ingin gagah-gagahan. Para artis kini banyak yang menggunakan tato sebagai aksesori. Sebut saja beberapa artis seperti Andi/rif, presenter beken Jodi dan penyanyi cantik Nafa Urbach. Ini menunjukan bahwa tato dewasa ini menjadi tren yang dianggap wajar di masyarakat. Selain dijadikan sebagai wahana berekspresi untuk seniman tatonya.

Di kalangan penghobi motor besar, tato identik dengan mereka. Simak saja, komunitas bikers Amerika dan Eropa seperti Hell’s Angels, The Pagans, The Outlaws, Bandidos dan lain-lain.

Ekspresi kehidupan serba keras, liar dan bebas menjadi inspirasi mereka untuk menuangkannya ke kulit tubuh. Goresan ini biasanya tentang binatang sangar, wanita atau simbol kebebasan yang diidentikkan burung Elang.

Bagi fanatik tunggangan HD, motif tattoo biasanya berupa blok mesin, logo HD bahkan umpatan terhadap merek motor lain. Keakraban para bikers dengan body painting tidak lepas dari curahan nurani karakter individualnya.

Dengan tattoo, mereka ingin kreatif sekaligus mewujudkan kecintaan terhadap motor kesayangan dan elemen kehidupan bikers yang penuh kebebasan. Tak jarang, T-shirt buntung sengaja dikenakan untuk memamerkan tattoo di lengan mereka.

Menurut tattooist Bandung, Yusepthia Soewardi, kecenderungan motorist dirajah awalnya lebih pada penonjolan identitas diri untuk membangun rasa percaya diri. Sekarang, tattoo lebih banyak mengedepankan unsur seninya. “Motif tengkorak, setan, burung elang banyak dipilih dan dipadu motif treebal model ukiran serba runcing. Warnanya sederhana, berupa blok hitam,” jelas pemilik Kent Tattoo Studio ini. “Para penunggang motor besar condong ke gambar bendera Inggris atau amerika yang dipadu komponen atau mesin motornya. Penempatan tata letak gambarnya pun diproses se serasi mungkin, agar dapat dilihat sebagai karya seni bernilai,” terangnya.

Banyak para seniman tato yang eksis dengan hasil karyanya. “Saya beserta rekan, ingin lebih memasyarakatkan tato sebagai sebuah karya seni,”ujar Kent-Kent.

Untuk pencapaian hasil gambar yang sempurna, ia tidak tanggung-tanggung menggunakan bahan tinta Intenze paroduk Austria untuk tatonya. Berbeda dengan tinta biasa, tinta Intenze kokon mengandung antibiotic yang bisa mencegah kanker kulit, selain pilihan warna yang bervariasi mencapai 53 warna berbeda. Hal ini didukung pula dengan keunggulan mesin tatonya yang sengaja ia pesan langsung dari Amerika. Sudah dapat dipastikan, hasil gambarnya menjadi lebih bagus dan sempurna.

Meski pada awalnya Kent-kent pernah menggeluti “tato penjara” yang penggarapannya dilakukan secara asal, belakangan Kent-kent mengubah image negative tentang tato dengan memberlakukan aturan-aturan tertentu untuk proses pembuatan tatonya. Misalnya dengan pemilihan motif tato yang disesuaikan dengan warna kulit klien, samapai pada tahap penjagaan kesehatan dari mulai pemakaian sarung tangan plastic, hingga sterilisasi pada media tato dengan menggunkan alkohol.

Seni tato pun ternyata mengenal berbagai macam aliaran. Menurut Kent-kent di dalam seni tato diklasifikasikan menjadi 6 bagian, yaitu :

1. Natural, berbagai macam gambar tato berupa pemandangan alam atau bentuk muka

2. Treeball, merupakan serangkaian gambar yang dibuat menggunakan blok warna. Tato ni banyak dipakai oleh suku Maori.

3. Outschool, tato yang dibuat berupa gambar-gambar zaman dulu, seperi perahu jangkar atau simbol yang tertusukl pisau.

4. Newschool, gambarnya cenderung mengarah ke bentuk graffiti dan anime.

5. Biomekanic, berupa gambar aneh yang merupakan imajinasi dari teknologi, seperti gambar robot, mesin dll.

Nuansa tato yang kian beranekaragam ini, semakin menambah maraknya dunia tato dan penggemarnya yang secara tidak langsung akan membuat image masyarakat tentang tato menjadi lebih baik, tidak dipandang sesuatu yang tabu lagi. Ini sebagai gambaran kondisi keadaan zaman yang melahirkan konstruksi yang berbeda dari zaman ke zaman. Dulu dianggap buruk, sekarang tato dianggap sebagai sesuatu yang modern. Kalau era ini berakhir, bukan hal yang mustahil kalau tato bisa dianggap sebagai penunjukan “status kelas sosial”.

(Roby Sobardi)
Sumber : www.pikiran-rakyat.com
--> Read more...

Wednesday, 22 April 2009


foto berita artikelInformasi Windows 7 mungkin belum sepenuhnya dirilis, karena Microsoft telah mempersiapkan system operasi generasi selanjutnya, Windows 8. Microsoft mengatakan, bahwa pekerjaan awal adalah berfokus pada system dan manajemen data Windows 8. Microsoft sendiri telah menginklankan hadirnya Windows 8 untuk developer dan tester untuk mengirimkan ‘improvisasi” dari system ini.

Indikasi adanya Windows 8 berupa Microsoft yang mencoba mengembangkan manajemen file antar jaringan luas dan Internet, juga membuat WinFS untuk membuat skala system lebih besar daripada Windows Server 2008 R2 dan bahkan Windows 7 yang belum final. Microsoft juga akan membangun file sharing dalam aplikasi, seperti Windows Live Messenger dan system meeting online Windows Meeting Spaces.

“Kami akan memulai improvisasi untuk Windows 8, termasuk inovasi fitur yang akan merevolusi akses file di kantor cabang.” ungkap pihak Microsoft. Dalam blog bernama www.codenamewindows.com disebutkan, Microsoft akan mulai merekrut developer yang khusus untuk mengembangkan system Windows 8 ini. Dalam blog tersebut juga dikatakan bahwa Microsoft memposting pekerjaannya mulai 14 April.

Selain itu, dalam blog tersebut juga disebutkan bahwa ada postingan berita mengenai Windows 8, mulai 16 April, yang berfokus pada pembuatan Windows 8 Server atau Windows Server 2011 ataupun nama lainnya. Jika Microsoft masih melekat dengan jadwal peluncuran Windows 7, maka dimungkinkan Windows 8 akan dirilis di tahun 2011 atau 2012.
--> Read more...

Friday, 17 April 2009

Orang-orang yang merusak Photo anda

.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................................

Photobombers : Ruining Your Pictures


Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures


Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures

Photobombers : Ruining Your Pictures



sumber :

http://www.masalatime.com/

--> Read more...

 

  © 2009 You'll Never Walk Alone

Skinhead Indonesia Blogger Template by Edi Putrana